7 Tip Bermanfaat untuk Membaca Untuk Anak-Anak


Penelitian telah membuktikan bahwa membaca dengan suara keras setiap hari adalah salah satu cara paling efektif orang tua dan guru untuk membantu anak-anak menjadi pembaca yang sukses.

Jika Anda membaca dengan suara keras menggunakan tip-tip ini, Anda tidak hanya akan membangun keterampilan literasi, tetapi Anda juga akan bersenang-senang! khalifah

  1. Biarkan Anak Memilih Buku itu
    Salah satu cara terbaik untuk melibatkan anak-anak dalam proses membaca dengan lantang adalah dengan mengizinkan mereka memilih buku yang Anda baca.

Namun, sulit bagi seorang anak untuk memilih buku jika yang mereka lihat hanyalah tulang punggung di rak buku!

Beberapa tahun yang lalu, saya memasang talang hujan di dinding kelas saya untuk memajang buku-buku menghadap ke luar di mana anak-anak dapat melihatnya.

Rak Buku Rain Gutter dari The Read-Aloud Handbook oleh Jim Trelease

Anak-anak kecil tertarik pada sampul buku, jadi menghadap mereka keluar akan membuat mereka lebih memperhatikan buku-buku tertentu.

Di kelas, Anda dapat menyediakan bak atau sekeranjang buku untuk dipilih siswa Anda yang “disetujui guru”. Ajaklah siswa untuk memilih mana yang akan Anda bacakan dengan lantang hari itu.

  1. Jangan Takut dengan Buku Bergambar Tanpa Kata!
    Saat membaca buku bergambar tanpa kata, tanyakan kepada anak-anak pertanyaan seperti:

Menurut Anda apa yang terjadi di sini? (pemahaman)
Apa yang membuatmu berpikir demikian? (menyimpulkan)
Menurutmu apa yang akan terjadi nanti? (memprediksi)
Mengapa? (kosakata dan bahasa lisan)

  1. Mulai dari Kecil
    Semakin muda anak, semakin pendek rentang perhatiannya. Ketika Anda pertama kali mulai membaca dengan suara keras di kelas atau anak Anda, rentang perhatian mereka mungkin pendek. Salah satu manfaat membaca dengan suara keras adalah seiring waktu, rentang perhatian mereka akan semakin lama.

Pada awalnya, pilih buku yang lebih pendek atau buku yang tidak terlalu banyak teks. Kemudian, saat Anda melihat rentang perhatian mereka semakin lama, Anda dapat mulai membaca buku yang lebih panjang.

  1. Jadilah Kreatif Dengan Suara Anda
    Berikut beberapa saran:

Jika karakter yang berbeda berbicara dalam buku, coba lakukan suara tinggi untuk satu karakter dan suara rendah untuk karakter lain. Atau jika Anda dapat berbicara dengan aksen seperti aksen Selatan atau Inggris untuk karakter tertentu, anak-anak akan memakannya!
Jika cerita memiliki efek suara, manfaatkan sebaik-baiknya! Sebuah “BOOM” yang keras atau suara binatang akan membuat keajaiban untuk membuat anak-anak tetap terlibat.
Variasikan nada Anda. Untuk bagian yang menyedihkan, bicaralah dengan nada rendah. Untuk bagian yang menyenangkan, bicaralah dengan suara bersemangat!

  1. Baca Lagi
    Sebagai orang dewasa, kita mungkin tidak selalu menikmati membaca buku yang sama setiap hari, tetapi Jim Trelease mengatakan bahwa membaca buku yang sama berkali-kali benar-benar dapat membantu anak-anak mengembangkan keterampilan bahasa dan meningkatkan pemahaman bacaan.

Jika Anda benar-benar lelah membaca buku yang sama, cobalah membacanya dengan suara yang berbeda. Atau saat Anda membaca, cobalah berhenti pada satu kata kunci dan lihat apakah anak-anak dapat mengisinya untuk Anda!

  1. Juga Bacakan dengan Keras untuk Anak-Anak Besar
    Anda mungkin terkejut mengetahui bahwa membaca dengan suara keras bukan hanya untuk anak kecil yang belum bisa membaca sendiri. Dalam The Read-Aloud Handbook, Jim Trelease mengatakan “… anak-anak biasanya mendengarkan pada level yang lebih tinggi daripada mereka membaca.”

Saya mengenal banyak orang tua yang membacakan serial Harry Potter dengan anak-anak mereka yang lebih tua. Sebagai guru, penting untuk tidak berhenti membaca dengan suara keras di kelas atas. Salah satu kenangan terindah saya di sekolah dasar adalah guru kelas empat saya membacakan dengan keras kepada kami setiap hari.

  1. Jelaskan Beberapa Kata Baru
    Haruskah Anda berhenti dan menjelaskan setiap kata asing dalam buku itu? Jika Anda melakukan itu, akan butuh waktu lama untuk membaca satu buku!

Sebagai gantinya, saya sarankan untuk memasukkan penjelasan dari beberapa kata yang mungkin belum pernah didengar anak Anda sebelumnya – tidak lebih dari setengah. Setiap kali Anda membaca ulang buku, Anda dapat menjelaskan berbagai kata baru untuk membangun kosakata.

Dalam sebuah wawancara dengan Jim Trelease tentang membangun kosakata, dia berkata, “Sedikit dari kita yang bisa mengucapkan, membaca, atau menulis kata yang belum pernah kita dengar. Pemahaman mendengarkan datang sebelum segalanya dan kemudian memberi makan kosakata berbicara, membaca, dan menulis. “

Ayo Berbagi Tips

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *