Apa Saja Suka duka pekerja kreatif di agency?

Jika mendengar makna “agency”, umumnya orang bakal segera mengaitkannya dengan dunia periklanan. Mereka mengenal para pekerja agency sebagai pembuat iklan yang kerap mereka melihat di televisi, billboard, maupun tempat cetak.

Padahal, dunia agency tidak terbatas pada periklanan alias advertising saja, melainkan tersedia pula PR agency, marketing agency, atau yang kini semakin kerap terdengar yakni, digital agency. Masing-masing punyai fokus yang berbeda.

Di Indonesia pas ini, kesempatan kerja di perusahaan agency sesungguhnya lumayan besar. Apa lagi dengan terdapatnya perkembangan dunia digital yang kian pesat, pelaku industri kreatif pun tetap dipacu untuk berinovasi. Maka, tak heran kalau perusahaan agency menjadi terkenal dan banyak diminati oleh para pencari kerja kreatif di masa milenial. Anda barangkali salah satunya.

Nah, sebelum memutuskan untuk terjun ke dunia kreatif ini, tersedia baiknya Anda ketahui pernah puas dan duka bekerja di agency.

SUKA

Jam kerja fleksibel

Umumnya, para pekerja kreatif di agency tidak terikat oleh ketetapan jam kerja yang ketat. Mereka justru dapat nikmati fleksibilitas tanpa terdapatnya paksaan untuk merasa bekerja di pagi hari. Begitu pula dengan pas pulang yang lumayan disesuaikan dengan pas Anda masuk kantor. Hal ini menyebabkan kehidupan agency kelihatan menyenangkan.

Menghasilkan ide kreatif bukanlah hal yang mudah. Itulah mengapa sejumlah agency terhitung memfasilitasi karyawannya dengan berbagai benefit hiburan.

Beberapa terhitung mengizinkan karyawannya untuk bekerja dari mana saja alias remote working dengan harapan supaya karyawan tak ringan jenuh dan selamanya kreatif, supaya produktivitas kerja pun selamanya lancar.

Networking yang luas

Peluang networking bagi pekerja kreatif perusahaan agency tak mesti diragukan lagi. Pasalnya, pekerjaan kerap menuntut mereka untuk banyak terjalin dengan pihak-pihak eksternal.

Apa lagi klien yang mereka tangani berasal dari berbagai bidang industri dan style perusahaan–besar maupun kecil, lokal maupun asing. Jadi, tak heran kalau para karyawan dapat punyai banyak kenalan dari berbagai kalangan.

Seperti yang diutarakan oleh salah satu karyawan agency yang terhitung merupakan pengguna Jobplanet di atas, pengalaman bekerja di agency membuatnya kerap mengatasi berbagai acara dengan cakupan lokal maupun internasional. Selain menantang, pengalaman ini pasti terhitung beruntung baginya, gara-gara jejaring yang luas dapat menjadi bekal bagi keberhasilan kariernya di masa depan.

Wadah mengembangkan diri

Sebagai penyedia jasa kreatif yang mengatasi berbagai klien, para pekerja agency dihadapkan pada sejumlah tantangan yang menguji keterampilan dan kreativitas mereka.

Di dunia agency yang kompleks, wawasan yang luas serta kepekaan pada tren terkini terhitung menjadi modal yang amat penting. Meski terdengar berat, namun melihat sisi positifnya–mereka dapat tetap mengembangkan diri sampai pada akhirnya capai karier yang cemerlang.

DUKA

Sering lembur

Jam kerja yang fleksibel pasti menyebabkan bekerja di agency merasa menyenangkan. Namun, tersedia saat-saat tertentu di mana karyawan mesti siap bekerja lembur, lebih-lebih sampai menginap di kantor.

Ketika sedang menggarap sebuah project besar dari klien, misalnya, situasi kerja yang umumnya enjoy dapat beralih menjadi amat repot dan penuh dengan tekanan. Belum lagi kalau sedang dikejar deadline, satu tim dapat kehilangan pas istirahat mereka.

Tak tersedia upah lembur

Kelangsung hidup sebuah creative agency jakarta dapat dikatakan tergantung pada klien. Artinya, semakin bagus kinerja yang ditunjukkan, semakin besar pula keuntungan yang mereka terima dari klien. Sayangnya, dengan tuntutan tersebut, tidak seluruh agency menjunjung hasil kerja timnya dengan sepadan.

Menganggap bahwa seluruh itu udah menjadi risiko pekerjaan, sejumlah agency pun tidak beri tambahan upah lembur sebagaimana mestinya kepada karyawan.

Menghadapi klien yang sulit

Berbeda dengan perusahaan lain yang cuma mengatasi project internal saja, agency mesti berhadapan dengan berbagai perusahaan yang menyewa jasa mereka. Tentu saja udah menjadi tanggung jawab agency untuk mengakomodasi setiap keperluan klien.

Namun, jangan harap seluruh klien punyai sikap yang manis. Tak jarang, karyawan agency dituntut untuk bersikap ekstra sabar lantaran klien yang mereka menghadapi sangatlah menyulitkan.

Sebetulnya bukan hal yang aneh kalau para klien menginginkan servis yang maksimal dari agency. Apa lagi mereka udah mengeluarkan cost besar untuk jasa yang di tawarkan oleh agency. S

ayangnya, pembawaan klien yang amat beragam, ditambah dengan permohonan yang banyak dan tak terduga, kadang waktu menyebabkan para pekerja agency kelabakan.