Cara Membuat Bekatul Dari Sekam Padi

cara membuat bekatul dari sekam padi

Kalian pasti jarang dengar kata bekatul kan? Jadi pada artikel kali ini saya akan share cara membuat bekatul dari sekam padi. Tapi sebelum masuk ke pembahasan kita ulas sedikit dari bekatul dulu yuk.

Apa Itu Bekatul?

Kalian pasti bertanya-tanya, bekatul itu apa sih? Apa bedanya dengan dedak? Jadi bekatul itu merupakan bagian terluar dari bagian bulir yang terbungkus oleh sekam. Bulir adalah biji sekaligus buah dari tumbuhan serealia sejati, seperti padi, gandum, dan jelai.

Istilah bekatul awalnya ditujukan kepada padi, karena padi inilah serealia yang dikenal dalam budaya nusantara. Namun selain padi, bekatul juga bisa diperoleh dari tumbuhan serealia lain seperti jagung, gandum, milet serta jelai.

Asal usul dari bekatul secara anatomi ialah lapisan aleuron serta sebagian perikarp yang terikut. Aleuronmerupakan lapisan sel terluar yang kaya akan gizi dan endospermium, sementara perikarp adalah bagian terdalam dari sekam.

Bekatul pada padi dapat dilihat dari beras yang diperoleh dari penumbukan. Proses pemisahan bekatul dari bagian beras dikenal dengan istilah penyosohan (polishing) dengan tujuan memperpanjang masa penyimpanan beras sekaligus memutihkannya.

Cara Membedakan Bekatul dari Sekam Padi, Dedak, Dan Sekam Giling Dengan Cara Direndam di Air

Bekatul, dedak, dan sekam padi memiliki karakteristik yang hampir mirip. Bahkan tekstur dan warnanya hampir sama. Tapi ada loh cara mengetahui perbedaan antar ketiganya. Berikut ini cara mengetahui perbedaannya dengan cara direndam di air.

Bekatul akan sepenuhnnya tenggelam di dalam air

Senagian besar partikel pada bekatul akan tenggelam di dalam air. Bekatul (bahan ini paling mahal diantara lainnya) karena mengandung banyak butiran lembut kulit ari beras yang hancur ketika proses penggilingan.

Butiran ini juga merupakan karbohidrat sederhana yang sangat mudah dalam menyerap air sehingga pasti akan tenggelam jika dikaitkan dengan air.

Sebagian dedak akan terapung dan sebagiannya lagi akan tenggelam

Berbeda dengan bekatul yang tenggelam hampir seluruh partikelnya, jika dedak yang tenggelam hanya sebagiannya. Untuk penjelasan ilmiahnya, dedak lebih banyak mengandung serat kasar seperti selulosa, hemiselulosa, dan lignin yang lebih susah menyerap air daripada bekatul. Selain itu secara massa jenis, serat kasar tersebut juga lebih rendah dari air.

Sekam hasil gilingan beras hampir seluruhnya terapung

Berbeda sebaliknya dari bekatul, sekam giling saat direndam pada air semua partikelnya terapung. Sekam atau kulit beras tersusun dari beberapa partikrl seperti selulosa, lignin, dan silika. Ketiga zat tersebut memiliki massa yang lebih rendah dari air dan akan terapung bila direndam bersamaan.

Dari hasil uraian ini dapat disimpulkan untuk mengetahui kualitas bekatul dapat dilihat sata direndam dengan air. Jika dedak/bekatul yang dibeli banyak yang terapung maka kualitasnya rendah. Begitu juga sebaliknya, bila banyak yang tenggelam maka kualitasnya bagus.

Bagaimana Cara Membuat Bekatul Dari Sekam Padi?

cara membuat bekatul dari sekam padi

Setelah diuraikan sedikit ulasan tentang bekatul dan cara membedakannya dari dedak dan sekam giling. Kali ini akan dijelaskan cara membuat bekatul dari sekam padi. Bahan utama yang dipakai adalah sekam padi karena tumbuhan ini tersebar luas di nusantara. Berikut ini cara membuatnya.

Cara Membuat Bekatul dari Sekam Padi

Dalam membuat bekatul dieprlukan adanya mesin giling sekam menjadi bekatul untuk pakan ternak. Menggunakan mesin tersebut agar mudah saat membuat dan hasil yang diberikan bisa maksimal.

Bahan yang dibutuhkan:

  • sekam padi (usahakan dalam kondisi kering dan tidak basah)
  • wadah (bisa menggunakan karung ataupun sejenisnya)
  • mesin penggiling sekam padi

Prosos pembuatan bekatul dari sekam padi:

  1. Siapkan bahan diatas termasuk sekam padi dalam kondisi yang kering (bisa dijemur dulu supaya kering maksimal). Semisal sekam padi tidak kering maka bekatul akan sulit keluar dari mesin penepung sekam.
  2. Setelah dijemud, masukkan sekam padi ke dalam mesin untuk digiling halus.
  3. Tentukan ukuran partikel bekatul dengan ukuran saringan mesin (bisa di custom sesuai selera)
  4. Jika proses sudah hampir selesai, siapkan wadah supaya bekatul tidak terbang kemana mana dengan memberi wadah pada keluaran corong mesin dengan karung bersih.
  5. Jika bekatul sudah terkumpul pada wadah siap diolah untuk menjadi pakan ternak fermentasi kering maupun dipakai untuk perihal lainnya.

Manfaat Tepung Bekatul Bagi Kesehatan Jika Dikonsumsi

Selain digunakan sebagai pakan ternak, bekatul juga bisa dikonsumsi loh. Asalkan diolah dengan cara yang benar dan tepat maka bekatul memiliki manfaat bagi kesehatan. Berikut ini beberapa manfaatnya.

1. Dapat mencegah penyakit kronis

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, bekatul diketahui mengandung beberapa senyawa antioksidan yang tinggi. Mulai dari asam fenolik, flavonoid, hinga antosianin. Antioksidan ini diperlukan tubuh dalam melawan efek paparan radikal bebas berlebih yang dapat memicu penyakit kronis seperti diabetes, penyakit jantung koroner, dan stroke.

2.Membantu Mencegah Perkembangan Sel Kanker

Kanker disebabkan karena tingginya kandungan serat pangan dan senyawa bioaktif. Karena itu kandungan pada tepung bekatul dapat membantu mencegah perkembangan sel kanker seperti kanker lambung, payudara, hati, hingga kulit. Sejauh ini percobaan dilakukan pada hewan dan hasil yang ditunjukkan meyakinkan.

3.Menurunkan Kadar Kolesterol Tinggi

Kandungan serat pangan dan senyawa gamma oryzanol dalam bekatul dipercaya sanggup membantu menurunkan total kolesterol dan kolesterol jahat (LDL) serta meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Oleh karena itu khasiat ini dapat menurunkan risiko terjadinya penyakit yang disebabkan karena kolesterol tinggi seperti stroke.

Penutup

Demikianlah artikel dari saya tentang cara membuat bekatul dari sekam padi dan sedikit ulasan tentang bekatul seperti cara membedakan dan manfaat. Semoga artikel ini dapat bermafaat dan menambah referensi para pembaca.

Untuk lebih spesifiknya cara membuat bekatul dan ulasan yang lebih lengkap bisa dicek artikel yang saya tandai. Dan ingat, selain dijadikan pakan ternak bekatul juga dapat dikonsumsi menjadi makanan loh. Jadi saya akhiri dan sampai jumpa.

Ayo Berbagi Tips

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *