Cara Membuat Santan Kelapa yang Alami

Cara Membuat Santan

Cara membuat santan menjadi salah satu skill yang sebaiknya dipunyai jika mau semakin jago dengan hal memasak makanan khas Indonesia. Memang siring berkembangnya zaman dan beralasan efisien, santan juga hadir dalam bentuk instan. Baik yang cair ataupun dalam bentuk santan bubuk.

Akan tetapi, rasanya tidak segurih rasa alami. Terlebih lagi produk instan umunya mengandung pengawet dan berbahan kimiawi lain yang dapat mengurangi kandungan gizi serta cita rasa yang ada di dalamnya. Padahal cara membuat santan alami yang langsung dari kelapa itu tidak terlalu sulit . Kalian juga dapat membuatnya sendiri di rumah masing-masing. Agar semakin paham, mari simak tips serta caranya berikut ini!.

1. Pilih Kelapa yang Agak Tua

Cara Membuat Santan

Dalam pemilihan jenis dan usia kelapa juga harus diperhatikan dalam membuat santan yang enak. Untuk memasak rendang, nasi kuning, dan nasi uduk lebih baik menggunakan kelapa yang sudah agak tua serta teksturnya cukup keras. Dikarenakan, daging kelapa yang sudah agak tua dan keras mempunyai kadar air yang tidak terlalu banyak.

Saat sudah diolah menjadi makanan, jenis kelapa ini biasanya lebih legit, gurih, dan aromanya wangi. Nah cara memilih kelapa yang sudah agak tua juga mudah, cukup kalian perhatikan bagian kulit kelapanya. Kelapa yang sudah tua warna kulinya cenderung cokelat. Sedangkan yang masih muda warna cokelatnya juga lebih muda, bahkan terdapat juga yang masih cenderung putih.

2. Menggunakan Kelapa Parut yang Segar

Cara Membuat Santan

Agar bisa mendapatkan santan yang segar, gurih, dan nikmat, cara terbaik dengan memarut dahulu daging kelapanya sampai halus. Bersihkan dahulu bagian daging kelapanya, kemudian parut dengan alat parut yang mempunyai gerigi halus. Setelah itu parutan yang tadi, sebaiknya kalian langsung olah menjadi santan. Meskipun kelapa parut dapat disimpan di kulkas, tetapi jika sudah terlalu lama hasil santanya kurang segar dan tidak sesuai dengan kualitas cita rasa yang kalian inginkan.

Daging kelapa yang ingin diparut juga yang masih segar. Pilih yang masih berbentuk batok dan jika digoyangkan masih terdengar suara air kelapanya di dalam. Lebih baik kalian hindari yang batoknya sudah retak atau daging kelapanya sudah terkena udara yang sudah cukup lama. Selain mengurangi kesegaran juga kuatir jika tumbuh jamur di dalamnya.

3. Gunakan Air Panas

Cara Membuat Santan

Kalian pernah mendengar istilah santan pecah? Hal itu dikarenakan air yang digunakan untuk meredam parutan kelapanya kurang tepat. Sering kali orang membuat santan dengan cara merendam parutan kelapa dengan air biasa bahkan air dingin, baru direbus dengan api keci. Saat nanti dimasak serta kurang diaduk, santan akan pecah, sehingga gagal dalam memasaknya. Cara yang lebih bagus adalah dengan merendam parutan kelapa memakai air yang panas. Setelah diamkan saja dan tunggu 15 menit baru kalian peras. Cara ini dapat membuat sari-sari kelapnya keluar lebih banyak.

4. Peras Memakai Kain yang Bersih

Memeras serta menyaring parutan kelapa merupakan proses penting dalam cara membuat santan. Dalam proses memeras kelapa, akan lebih baiknya jika kalian menggunakan kain, santan yang dihasilkan akan lebih optimal serta banyak jumlahnya. Menggunakan kain yang bersih dan lembut seperti kain kasa. Letakan parutan kelapa sebelumnya yang sudah direndam air panas, kemudian peras secara maksimal sampai keluar semua santan yang kalian inginkan.

Dan itulah dia pembahasan tentang cara membuat santan, semoga artikel saya dapat membantu kalian dalam membuat santan. Bagi kalian yang mau tahu tentang mesin parut kelapa sedang kalian bisa klik link yang berwarna. Semoga bermanfaat!.

Ayo Berbagi Tips