Cara Menyimpan Buah agar Tetap Segar

Mengkonsumsi buah dan sayuran segar merupakan hal yang penting dilakukan untuk membantu menjaga kesehatan tubuh. Buah dan sayur memberikan vitamin, mineral, dan serat bagi tubuh. Sehingga anda perlu mengetahui cara menyimpan buah agar tetap segar dengan benar.

Menurut Departemen Pertanian AS, jumlah buah dan sayuran yang dibutuhkan seseorang setiap hari bergantung pada usia, jenis kelamin, dan tingkat aktivitas fisik mereka. Setiap hari, setiap orang perlu mengonsumsi antara 1 hingga 2 cangkir (1 cangkir = 128 gram) buah dan 1 hingga 3 cangkir sayuran per hari.

cara menyimpan buah agar tetap segar

Bagi seseorang yang sangat aktif secara fisik tentunya akan membutuhkan lebih banyak konsumsi sayur serta buah. Mengonsumsi buah dan sayur juga bisa membantu menurunkan risiko berbagai kondisi kesehatan, termasuk tekanan darah tinggi, penyakit jantung, stroke, dan jenis kanker tertentu.

Agar manfaat buah bisa dirasakan secara maksimal bagi tubuh, baik Badan Kesehatan Dunia (WHO) maupun juga Kementerian Kesehatan RI menganjurkan untuk mengonsumsi sekitar 5 porsi buah dan sayur untuk setiap harinya. Untuk mempermudah pelaksanaannya, dalam 1 porsi buah bisa diisi salah satu menu berikut

  • Satu buah berukuran besar, seperti, jeruk, pisang, apel, atau juga pear
  • Dua buah berukuran kecil, seperti plum serta kiwi
  • 1 mangkuk kecil (100 gram) buah anggur, stroberi, murbei, ceri, elderberry.
  • Dua sendok makan salad buah atau juga buah kalengan
  • Satu sendok makan buah kering
  • 150 ml (1 gelas) jus buah segar

Namun, jika tidak disimpan dengan benar, buah dan sayuran di sisi lain juga bisa menjadi sumber penyakit bawaan makanan. Menyimpan sayur dan buah membutuhkan usaha ekstra karena memiliki masa kadaluarsa yang cukup singkat. Jika tidak disimpan dengan baik, sayur dan buah hanya akan menjadi sampah rumah tangga.

Cara Menyimpan Buah agar Tetap Segar

Salah satu cara menyimpan buah agar tetap segar adalah dengan menggunakan vacuum sealer. Vacum sealer berfungsi untuk menghampakan udara dalam plastik yang berisi buah. Kita bisa mendapatkan vacum sealer ini di rumahmesin sacara langsung. Untuk lebih lanjutnya berikut cara menyimpan beberapa jenis buah serta sayuran agar tahan lebih lama.

Cara Menyimpan Buah agar Tetap Segar

Buah buahan juga memiliki cara penyimpanan tersendiri yang tidak mudah rusak.

1. Apel

Apel merupakan salah satu penghasil gas etilen. Oleh sebab itu, sebaiknya apel disimpan pada wadah atau tempat yang berbeda dengan buah atau sayuran lain agar tidak mempercepat pembusukan produk lain.

Buah ini dapat disimpan di meja makan terbuka hingga seminggu sebelum membusuk atau dapat disimpan di lemari es yang akan memperlambat pembusukan. Tempatkan apel dalam kantong plastik berlubang atau bungkus dengan kertas satu per satu agar tercampur dengan sayuran atau buah lain.

2. Alpukat

Alpukat matang yang belum dipotong bisa disimpan di lemari es selama dua sampai tiga hari, selain itu menyimpan alpukat di lemari es dapat memperlambat pembusukan.

Jika alpukat sudah dipotong-potong dan belum matang, beri perasan jeruk lemon atau jeruk nipis pada daging buah alpukat, lalu bungkus rapat dengan plastik atau wadah sebelum dimasukkan ke dalam lemari es. Periksa alpukat secara berkala untuk melihat apakah cukup lunak untuk dimakan.

3. Pisang

Menyimpan pisang di lemari es saat masih mentah dapat memperlambat enzim yang menyebabkan pematangan pada pisang. Terkadang enzim menjadi tidak aktif ketika dikeluarkan dari lemari es, menyebabkan pisang tidak matang.

Pisang harus disimpan pada suhu kamar dan dibiarkan matang sebelum disimpan di lemari es. Setelah matang, pisang dapat disimpan di lemari es meskipun kulitnya akan berubah menjadi hitam, tetapi dagingnya akan tetap segar dalam beberapa hari. Untuk memperpanjang daya tahan pisang,

4. Melon atau Semangka

Melon dan semangka memiliki ciri-ciri yang hampir sama. Kedua buah ini sebaiknya disimpan pada suhu ruangan hingga matang. Setelah matang, melon atau semangka bisa disimpan di lemari es baik utuh atau dipotong. Jika melon atau semangka terlalu besar untuk dimasukkan ke dalam lemari es.

Anda dapat memotong buah menjadi beberapa bagian dan menutupinya dengan bungkus plastik untuk mencegah melon menyerap bau atau rasa dari makanan lain di lemari es dan menjaga daging melon tetap lembab. Setelah dipotong dan dikupas, sebaiknya buah melon atau semangka tersebut ditempatkan dalam wadah tertutup sebelum dimasukkan ke dalam lemari es.

Sayuran

Setiap sayuran memiliki standar suhu, kelembaban, dan sirkulasi udara tertentu untuk penyimpanan agar kualitas sayuran tetap optimal dan dapat mengurangi kecepatan pembusukan atau penyakit yang tidak baik bagi konsumen.

1. Kacang-kacangan

Kacang kacangan merupakan salah satu jenis sayuran yang sangat kaya akan protein nabati dan kaya akan serat. Cara terbaik untuk menyimpan berbagai macam kacang adalah dengan cara mengeringkannya. Ini bisa dilakukan dengan mengupas kacang terlebih dahulu atau membiarkannya kering bersama kulitnya.

2. Brokoli

Brokoli mentah membutuhkan sirkulasi udara yang baik supaya tidak mudah busuk. Brokoli segar harus dikonsumsi sesegera mungkin karena sayuran ini sangat cepat rusak. Tapi brokoli bisa bertahan atau terakhir bisa dilakukan dengan membungkusnya dengan kertas dapur basah.

Jangan pernah menyimpan brokoli dalam wadah tertutup dan jangan mencuci brokoli sebelum menyimpannya di lemari es karena akan membuat brokoli menjadi lembab dan lebih mudah rusak. Selain itu, brokoli bisa disimpan dalam plastik yang sudah dilubangi.

3. Tomat

Salah satu bentuk kesalahan penyimpanan tomat yang paling seing dilakukan adalah menyimpannya di lemari es. Menempatkan tomat di lemari es mungkin tampak tepat karena membuat tomat terlihat lebih segar dan tahan lebih lama, padahal menyimpan tomat dalam keadaan dingin dapat mengubah rasa tomat dan mengubah teksturnya hanya dalam beberapa hari.

Suhu ruangan lebih cocok untuk menyimpan tomat. Selain itu, jauhkan tomat dari sumber panas dan sinar matahari langsung agar tidak mudah layu dan busuk. Tomat dapat disimpan setidaknya seminggu sebelum dikonsumsi.

4. Sayuran Hijau

Sayuran hijau, seperti selada, kangkung, bayam, seledri, dan lain lain sebaiknya disimpan di lemari es agar lebih awet. Sebelum disimpan, sayuran hijau harus dicuci terlebih dahulu serta harus juga pastikan sayuran dalam keadaan kering sebelum disimpan.

Setelah dicuci dan dikeringkan, sayuran hijau dapat dibungkus dengan tisu dapur, wadah atau kantong plastik tertutup, kemudian dimasukkan ke dalam lemari es agar tidak mudah busuk. Bahkan jika sayuran yang dibeli sudah dicuci sebelumnya, yang terbaik adalah membilasnya lagi saat Anda tiba di rumah.

5. Jagung

Setelah dipanen, jagung akan mulai mengering dan gula alami di dalamnya akan mulai berubah menjadi pati dengan sendirinya. Menjaga jagung agar tidak mengering adalah kuncinya. Ini dapat dilakukan dengan membungkus jagung dengan erat dalam kantong plastik atau wadah di lemari es. Plastik atau wadah yang pas dapat membantu melembabkan jagung.

Ayo Berbagi Tips

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *