Cara Menyimpan Daging Kurban agar Awet dengan Mudah

Cara Menyimpan Daging Kurban agar Awe

Sebagian orang akan segara dimasukkan ke kulkas setelah mendapatkan daging di Hari Raya Idul Adha. Setelah beberapa dibagikan dengan tetangga hingga fakir miskin, kadang masih tersisa banyak daging kurban. Yuk belajar cara menyimpan daging kurban agar awet yang benar.

Beberapa orang mungkin akan memilih untuk langsung mengolah atau memasak daging kurban tersebut secepatnya agar tidak membususk. Namun tidak jarang juga orang memilih untuk menyimpannya terlebih dahulu agar bisa diolah keesokan harinya.

Cara menyimpan daging kurban agar awet yang tepat agar tahan lama tidak bisa sembarang menyimpan saja. Menyimpan di kulkas saja tidak bisa membuatnya bisa bertahan lama. Sebelum menyimpan daging kurban agar tahan kama ke dalam kulkas ada beberapa hal penting yang harus dilakukan. Bebagai alat mesin seperti alat pengolahan daging.

Apa manfaat dari daging sapi?

Dengan ragam kandungan gizi daging sapi di atas, sumber protein hewani ini pun menawarkan beragam manfaat kesehatan. 

  • Memelihara massa otot
  • Meningkatkan performa latihan fisik
  • Mencegah anemia
  • Menjaga kesehatan sistem imun
  • Memelihara kesehatan kuku, rambut, dan kulit
  • Mendukung fungsi kognitif 
  • Menjaga kesuburan dan sistem reproduksi

Cara Menyimpan Daging Kurban agar Awet dengan Mudah

1. Jangan Dicuci

Langkah pertama yang harus dilakukan dalam menyimpan daging kurban agar tahan lama adalah tidak mencucinya terlebih dahulu. Hal ini disebabkan karena, daging yang telah dicuci rentan tercemar oleh bakteri bila tidak diolah secepatnya.

Namun, jika kamu ingin mengolahnya sesegera mungkin, kamu bisa mencuci daging yang akan digunakan terlebih dahulu.

2. Potong Susuai Porsi

Sebelum dimasukkan ke kulkas, daging kurban harus dipotong kecil-kecil sesuai dengan standar konsumsi keluarga. Sebelum memotong daging kurban, kamu harus mencuci tangan terlebih dahulu agar daging tetap bersih.

Kebersihan dari pisau untuk memotong daging juga harus diperhatikan. Setelah memastikan semuanya telah besih, baru potong daging kurban tersebut kecil-kecil. Bila keluarga dalam sehari mengonsumsi 250 gram, maka potong daging tiap 250 gram sesuai dengan konsumsi harian.

3. Simpan pada Wadah Tertutup

Setelah memotong daging kurban sesuai dengan takaran konsumsi harian keluarga, kamu harus memasukkannya ke wadah tertutup. Jangan simpan di plastik.

Setiap potongan daging ditempatkan di tempat yang berbeda. Pilih wadah makanan food grade yang sudah terjamin keamanannya untuk menyimpan daging.

Daging yang disimpan dengan cara yang tepat di kulkas dapat bertahan lama hingga satu tahun. Namun, jika disimpan dalam potongan besar, lalu saat akan mengolahnya harus dipotong lagi lalu dibekukan kembali, maka kualitas daging tersebut akan menurun.

Karena itulah daging kurban sebaiknya dipotong sesuai standar konsumsi keluarga. Selain itu, bila kamu mendapatkan daging kurban yang telah terkontaminasi tanah atau pasir, sebaiknya segera dimasak. Adapun anda bisa menggunakan vacum sealer.

4. Memisahkan Daging dengan Jeroan

Catatan selanjutnya adalah lebih baik kamu memisahkan daging dan jeroan agar daging kurban bisa tahan lama. Jeroan biasanya lebih cepat rusak dibandingkan dengan daging, oleh karena itu lebih baik dipisahkan di tempat yang berbeda.

Hal ini juga untuk menghindari terjadinya kontaminasi silang antara jeroan dengan daging. Bahkan, jeroan dan daging harus ditempatkan di freezer yang berbeda karena adanya kontaminasi silang ini.

5. Mencairakan Daging Beku

Saat mengeluarkan daging beku pun kamu harus mengikuti beberapa langkah agar tidak tercemar bakteri. Kamu harus memindahkan daging dari freezer ke refrigerator terlebih dahulu, lalu biarkan sampai mencair. Setelah itu, baru kamu bisa mengolahnya.

Bila kamu sudah mengeluarkan daging kurban dari kulkas, sebaiknya tidak memasukkannya kembali ke kulkas. Hal itu karena saat sudah dicairkan dan dikeluarkan dari kulkas, daging akan lebih cepat tercemar oleh bakteri yang mengakibatkan daging kurban tersebut cepat busuk.

Sekian informasi singkat mengenai cara menyimpan daging kurban di kulkas yang Anda dapat simak, karena ini merupakan langkah awal Anda dalam memulai, dan semoga ini bisa menjadi referensi untuk Anda. Terima kasih

Ayo Berbagi Tips

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *