Hasil Drawing Piala Eropa 2020 dan Alasan Pemecatan Emery

Drawing Piala Eropa 2020 menimbulkan group neraka. Ialah juara bertahan Portugal yang ada bersama dengan Jerman serta Prancis di group yang sama. Wow!

Demikianlah hasil drawing yang dikerjakan di Bukarest, Sabtu (30/11/2019) malam waktu ditempat. Sesudah mengakhiri session kwalifikasi tengah bulan ini, ada 20 team yang telah pastikan selamat serta empat ticket sisa diperebutkan 16 team lewat proses playoff Maret akan datang.

Meskipun begitu, slot untuk empat team sisa telah disediakan. Perkiraan masalah Group Neraka telah ada semenjak awal mengingat Prancis, Kroasia, serta Belanda berada di pot 2, sesaat Portugal di pot 3. Pembagian pot berdasar hasil sepanjang kualifikasi.

Ramalan itu menjadi fakta saat Prancis, Jerman, serta Portugal berbarengan di Group F. Ketiganya ialah juara di tiga edisi paling akhir kompetisi besar, yaitu Piala Dunia serta Piala Eropa. Tersisa satu team akan diperebutkan Rumania, Islandia, Hongaria, serta Bulgaria.

Selain itu, favorite juara yang lain Inggris ada di Group D bersama Kroasia, Republik Ceko, serta juara playoff Group C. Di Group A, Italia akan berjumpa Turki, Wales, serta Swiss.

Di Group B, Denmark akan hadapi Finlandia, Belgia, serta Rusia. Di Group C Belanda disandingkan dengan Ukraina, Austria, serta juara Playoff Group D di antara Makedonia Utara, Kosovo, Belarusia, atau Georgia.

Spanyol jadi pemegang trofi Piala Eropa paling banyak bersama Jerman ada di Group E bersama Swedia, Polandia, serta juara Playoff Group B di antara Bosnia-Herzegovina, Slovakia, Irlandia, serta Irlandia Utara.

Kompetisi yang kali pertamanya digelar di 12 kota berlainan itu akan dimula 12 Juni sampai 12 Juli.

Pemilik Arsenal, Stan Kroenke, sebetulnya masih ingin menjaga Unai Emery. Tetapi lihat perform The Gunners yang terus turun, pemecatan harus dikerjakan seperti di kutip dari joker123

Emery tidak sampai penuhi kontraknya yang habis Juli 2020 sebab telah keburu dikeluarkan per, Jumat (29/11/2019) tempo hari. Serangkaian perform jelek jadi fakta pemecatan itu

Arsenal telah puasa kemenangan di tujuh laga terakhir kalinya di semua persaingan serta tidak pernah club London Utara itu merasakan, terhitung di masa Arsene Wenger. Arsenal tertinggal di tempat ke-9 klassemen Liga Inggris dengan 18 point, beda delapan angka dari empat besar.

Berkaitan pemecatan itu, Kroenke mengaku tidak ada alternatif lain sebab keadaan club tidak aman. Walau sebenarnya, manajemen masih ingin memberikan waktu untuk Emery sampai kontraknya selesai.

Arsenal sebetulnya tidak buruk-buruk sangat dibawah Emery serta dapat meluncur ke final Liga Europa musim kemarin. Sayangnya, Arsenal lalu alami penurunan diawalnya musim ini walau telah belanjakan lebih dari 100 juta paun.

“Sama dengan umumnya fans kami serta semua supporter di penjuru dunia, kami demikian cemas dengan perform akhir-akhir ini,” tutur Kroenke di situs sah club.

“Kami ingin memberi dukungan Unai serta stafnya, sampai pada akhirnya kami putuskan harus ada pergantian. Pada akhirnya kami sampai ketetapan dalam beberapa minggu paling akhir yang diambil oleh saya, Raul (Sanllehi, direktur sepakbola), Vinai (Venkatesham, CCO), serta Edu (Direktur Tehnik),” sambungnya.

“Pertama kali, Unai itu pria yang baik, kami benar-benar menghormatinya. Semangat kerja ia serta stafnya seharian demikian fenomenal.”

“Tetapi lama kelamaan, kami mulai menjauh dari sasaran yang ditargetkan. Kami merasakan masih dapat mendapatkan target-target kami musim ini, dan itu kenapa kami harus mengubah saat ini,” demikian tutur ia.

Ayo Berbagi Tips

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *