Hindari Makan Terlalu Banyak 5 Sayur Ini

belanja sayur online

Kita perlu makan sayuran yang bergizi untuk jaga Kesehatan tubuh. Untuk mendapatkan sayuran kita bisa membelinya di pasar atau supermarket. Kalau tak mau repot, bisa belanja sayur online. Namun jika berbicara mengenai konsumsi sayuran, ada sejumlah sayuran yang tak boleh dikonsumsi terlalu banyak. Apa saja sayuran yang tak boleh dikonsumsi terlalu banyak?

Sayuran memang jadi asupan penting dalam tubuh. Namun, ada beberapa jenis sayuran yang jika dikonsumsi secara berlebih justru akan membuat tubuh mendapatakan efek yang tak baik. Apa saja jenis sayuran tersebut? Berikut ini adalah 5 sayur yang tak boleh dikonsumsi terlalu banyak.

1. Terong

eggplant-atau-terong

Orang Indonesia saat gemar mengonsumsi terong. Di banyak tempat, terong sering jadi lalapan. Sayuran yang juga dikenal dengan sebutan eggplant ini memang enak dan mengenyangkan. Bagi para vegetarian, terong jadi menu yang wajib. Terong juga sangat cocok untuk program diet karena kandungan karbohidrat dan kalori yang rendah.

Jika dilihat dari sisi budaya, sayuran terong ini memang jadi bagian penting dari kekayaan kuliner Indonesia. Sejumlah kuliner khas turut membutuhkan kehadiran terong. Misalnya sayur lodeh, terong balado, hingga sayur asem. Atau bisa jadi lalapan untuk teman sambel terasi.

Namun jangan terlau banyak mengonsumsi sayuran ini. Apalagi dalam keadaan masih mentah. Pasalnya, terong mengandung zat solanin yang tak bagus bagi tubuh dan beracun. Keberadaan solanine ini bisa membuat tubuh jadi mudah terserang penyakit-penyakit berbahaya. Contohnya seperti demam, halusinasi, diare, sakit kepala, hingga sakit perut.

2. Jagung

Jagung adalah baham makanan utama selain padi. Keberadaan jagung memang cukup penting. Ia kerap jadi pengganti nasi di beberapa daerah. Ada orang yang mengonsumsi nasi jagung untuk makanan sehari-hari. Ada pula yang menjadikannya makanan penutup.

Namun kita perlu waspada karena sayuran ini jika dikonsumsi secara berlebih juga akan memberi dampak buruk terhadap tubuh. Jagung punya kandungan gula yang cukup tinggi. Dengan kandungan yang tinggi tersebut, jagung bisa meningkatkan gula darah dalam tubuh. Bagi para penderita kolesterol, sangat tidak disarankan untuk mengonsumsi jagung secara berlebih.

Kita masih boleh mengonsumsi jagung. Namun takarannya harus pas, tak boleh berlebihan. Sangat disarankan untuk mengonsumsi jagung setidaknya 2 sampai 3 kali seminggu saja. Jangan lebih dari itu.

3. Jamur

jamur-kancing

Sayuran satu ini juga kerap dikonsumsi karena teksturnya dan rasanya mirip dengan daging. Olahan sayuran satu ini di Indonesia juga sangat beragam. Ia bisa dimasak dengan cara tumis, goreng, hingga pepes. Jamur juga jadi menu andalan utama para vegetarian yang menjadikannya sebagai pengganti daging.

Namun, sebaiknya jangan berlebihan mengonsumsi jamur. Jamur memiliki beberapa zat berbahaya yang bisa menyebabkan gangguan saraf. Ada sejumlah efek samping ketika makan jamur berlebihan. Misalnya sakit kepala, depresi dan juga gampang lelah. Jamur sebaiknya dikonsumsi secara berkala saja. Misalnya, seminggu sekali atau dua minggu sekali.

Kita juga perlu mengetahui tentang bahayanya jamur-jamur beracun. Tak semua jamur bisa dikonsumsi. Jadi jangan sembarangan dalam mengonsumsi sayuran satu ini.

4. Bayam

Sayuran berwarna hijau ini sangat direkomendasikan untuk anak-anak. Karena memiliki kandungan protein yang tinggi dan bagus untuk pertumbuhan anak. Ia juga punya kandungan zat besi yang amat tinggi serta vitamin C. Zat-zat seperti sangat dibutuhkan untuk meningkatkan Kesehatan dalam tubuh.

Di Indonesia sendiri, sayur bayam biasa dibuat masakan-masakan sehat nan enak. Contohnya sayur bening, pecel, hingga keripik. Fakta ini membuat bayam jadi sayuran favorit ibu rumah tangga karena murah dan bisa diolah jadi beragam jenis kuliner yang sedap.

Tapi, sayuran bayam ini sangat tak direkomendasikan untuk orang paruh baya. Terutama bagi mereka yang punya riwayat asam urat. Bayam memiliki kandungan purin yang cukup banyak. Purin ini adalah zat yang jadi penyebab atau memperparah penyakit asam urat.

5. Brokoli

Sayuran hijau ini biasa masuk daftar makanan sehat yang wajib dikonsumsi. Memang, brokoli adalah sayuran sehat yang mampu memberikan aneka macam efek bagus bagi tubuh kita. Meski rasanya pahit, brokoli kerap direkomendasikan oleh ahli gizi dan kesehatan.

Namun, konsumsi brokoli secara berlebih juga sangat tidak disarankan. Bagi beberapa orang, brokoli ini bisa jadi sumber utama penyebab diare. Jika dikonsumsi secara serampangan dan berlebihan, brokoli justru memberikan efek yang sangat buruk.

 Jika kita jarang atau bahkan tak pernah mengonsumsi sayuran ini dan kemudian tiba-tiba mencobanya, maka kita akan mengalami berbagai masalah pencernaan. Tak cuma diare, tapi juga sembelit dan perut yang penuh dengan gas.

Itu tadi 5 sayuran yang tak boleh dikonsumsi secara berlebih. Kita tetap boleh mengonsumsi sayuran-sayuran tersebut. Tapi selalu ingat untuk mengonsumsinya secara tepat dan tak berlebihan.

Ayo Berbagi Tips

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *