Menanap Anggrek Dengan Sabut Kelapa Bagi Pemula

menanap anggrek dengan sabut kelapa

Menanam anggrek dengan sabut kelapa bisa jadi sedikit rumit, apalagi jika Anda belum begitu memahami karakteristik dari bunga anggrek. Sabut kelapa ini juga mudah ditemukan. Selain media tanam, sabut kelapa juga dapat dijadikan cocomesh jaring sabut kelapa.

Kamu tahu? Jika anggrek menerima terlalu banyak air dan kelembapan, ia akan memasuki fase dorman (kematian sementara, tetapi bukan kematian sebenarnya). Jika Anda membiarkannya, kemungkinan besar anggrek Anda akan membusuk .

Menanam Anggrek Dengan Sabut Kelapa

menanap anggrek dengan sabut kelapa

Anggrek bulan kami mati karena media tanam lumut sphagnum terlalu lembab dan di bawah tekanan. Ditambah jika anggrek Anda langka, seperti anggrek kami. Bagaimana Anda bisa menyelesaikannya? Mungkin artikel ini adalah salah satu alasan kami menulisnya.

Media tanaman sabut kelapa sangat bagus untuk menanam anggrek, terutama untuk pemula. Caranya juga tidak terlalu rumit, karena Anda menggunakan lumut gambut, yang perlu diwaspadai dengan kelembapan udara.

Namun, tetap harus memperhatikan lingkungan dan substrat anggrek agar cepat tumbuh dan berbunga.

Bagaimana cara menanam anggrek dengan kelapa?

Kami merekomendasikan menanam anggrek dengan sabut kelapa, terutama jika Anda seorang pemula. Selain biayanya yang murah, perhatian yang Anda berikan pada perawatan anggrek juga lebih mudah.

Mereka tidak hanya terlihat alami, tetapi juga tidak sulit untuk mendapatkan bahan-bahannya. Untuk persiapannya Anda harus memutuskan apakah akan menggunakan pot sebagai wadah untuk kelapa agar berdiri tegak. Atau kamu gantung saja?

Menanam anggrek dengan pot gantung

media budidaya anggrek yang mudah digunakan
Ada banyak jenis pot gantung yang bisa Anda gunakan sebagai media tanam anggrek. Salah satu yang paling mudah ditemukan adalah pot gantung yang terbuat dari sabut kelapa. Namun, Anda bisa menggunakan sisa sabut kelapa saja.

Bahan dan alat yang anda perlukan adalah :

  • anggrek
  • gulungan kelapa
  • Kawat besi
  • Pemotong kawat (tang)
  • Untuk membuat media tanam dan menanam anggrek dengan sabut kelapa, Anda bisa mengikuti cara-cara berikut ini:
1. Buat media tanam dari sabut kelapa

Potong kawat dengan cutter (tang) dengan ukuran kurang lebih 30 cm. Masukkan kawat melalui bagian belakang sabut kelapa dan putar kawat untuk menahan batang anggrek.

2. Menerapkan batang anggrek ke media

Masukkan batang anggrek dengan hati-hati dan perlahan ke dalam lubang kawat agar batang anggrek tidak rontok. Pastikan lubang tersebut dapat memastikan anggrek dapat tumbuh dengan baik.

Anda dapat menata sisa kawat di belakang sabut kelapa sebagai pengait untuk menempelkan pot ke dinding atau pohon atau media lain yang Anda inginkan.

3. Rendam media tanam dalam air untuk mempertahankan kelembapan

Langkah terakhir adalah merendam media tanam dalam air untuk menciptakan kelembapan dan suasana yang baik bagi pertumbuhan anggrek. Perlu diperhatikan bahwa batang anggrek tidak terendam seluruhnya. Anda hanya perlu merendam tanah karena sabut kelapa akan menyerap uap air.

Setelah itu, Anda bisa menggantungnya di tempat yang sesuai. Saran kami, letakkan di tempat yang teduh, namun tetap mendapatkan sinar matahari dalam dosis yang lebih jarang.

Lalu ada yang bertanya, “Jika bunga anggrek itu tumbuh, apakah kawat bisa menghentikan pertumbuhan anggrek?”

Ya, saat menanam anggrek dengan sabut kelapa, apalagi menggunakan kawat, kawat harus diletakkan di bagian paling bawah, di depan akarnya. Bagian tunggul ini tidak akan membesar dan tidak menghambat pertumbuhan anggrek.

Tanam anggrek dalam pot kombinasi

Jika sebelumnya Anda pernah menggunakan tempurung kelapa sebagai pot gantung, akan lebih mudah untuk menggabungkan media tanam yang berbeda.

Biasanya kami lebih suka menanam anggrek di pot plastik yang telah dilengkapi dengan sabut kelapa dan batu-batu kecil sebagai medianya. Kamu bisa menanam anggrek dengan sabut kelapa dengan berbagai cara yang kreatif dan sederhana
Terapkan bentuk ayam.

Anda dapat mengisi bagian bawah pot dengan batu-batu kecil, kemudian mengatur sabut kelapa di sekitar pot dan menempatkan batang anggrek di tengah.

Berhati-hatilah agar batang anggrek tidak roboh atau jatuh karena tidak memiliki penyangga.

Anda juga tidak boleh menyimpan tunggul anggrek dengan media tanam, bahkan dengan potongan kecil batok kelapa.

Contoh media tanam kombinasi yang baik

Media tanam yang tidak menutupi tunggul akar memperbaiki sirkulasi udara dan akar tumbuh memanjang. Karena itu, tidak disarankan untuk menutupi akar anggrek sepenuhnya.

Jika Anda menggunakan kelapa sendiri, usahakan untuk tidak menggunakan kelapa yang masih mudah. Biasanya kelapa yang masih muda masih menyisakan warna hijau. Saat menggunakannya, anggrek menjadi sulit tumbuh karena disesuaikan dengan media yang tidak kering.

Akar anggrek juga membutuhkan udara. Akar basah dari rerumputan lain membunuh tanaman dan membuatnya tidak mungkin ditanam di tanah. Penyerap ringan seperti sabut kelapa membantu akar anggrek tetap sehat dengan menyiramnya.

Pot serat kelapa

Selain memberi ruangan yang kering dan kelembapan yang baik, pot ini bisa Anda manfaatkan untuk media tanam yang berair selain untuk pengembangan anggrek.

Soal kombinasi media tanam, Anda juga tidak perlu khawatir, cukup taruh sabut kelapa di bagian bawah akar anggrek lalu pegang batang anggrek di tempatnya dengan potongan kecil batu, ubin, atau kulit kelapa.

Menanam anggrek dengan batok kelapa memiliki tampilan minimalis dan sederhana yang juga cocok sebagai bagian dari keindahan interior dalam rumah.

Itulah cara menanam bunga anggrek dengan sabut kelapa. Sabut kelapa ini dapat juga dijadikan cocomesh jaring sabut kelapa. Selain dijadikan sebagai media tanam.

Ayo Berbagi Tips