Mengenal Olahan Sabut Kelapa

mengenal olahan sabut kelapa

Hallo semuanya, dikesempatan dan artikel kali ini kita akan mengenal olahan sabut kelapa dan juga membahasnya bersama-sama.

Pasti beberapa diantara kalian masih belum tahu bahwasannya sabut kelapa ini bisa dijadikan beberapa kerajinan seperti keset, gantungan kunci, dll.

Tidak hanya itu, sabut kelapa ini juga bisa dijadikan cocomesh yang bisa berguna untuk mereklamasi lahan.

Dan disini saya juga akan kasih tau kalian gimana cara mengolah sekaligus sedikit mengenal olahan sabut kelapa, langsung saja kita masuk ke bahasannya.

Sabut Kelapa

Sabut kelapa merupakan bagian dari mesokarp (tempurung) kelapa merah. Kelapa yang biasanya dibuang di bawah pohon kelapa dan sering tercemar masih busuk bahkan kering.

Selain itu, banyak masyarakat yang menggunakan batok kelapa sebagai bahan bakar untuk membakar kompor.

Produk kelapa, seperti kelapa dan tali, serta produk tempurung kelapa buatan tangan, masih memiliki nilai ekonomi yang baik. Karena kelapa memberikan banyak manfaat dengan menggunakan kelapa.

Namun, kelapa masih merupakan tempurung utama kelapa. Dari produk kelapa ini Anda bisa membuat berbagai produk kelapa, baik yang bisa dibuat dengan tangan, dengan tangan maupun dengan mesin.

Beberapa orang membuat jaring dari bahan dasar kelapa yang disebut cocomesh dan memiliki harga yang jauh lebih mahal.

Mengolah Sabut Kelapa Menjadi Cocomesh

mengenal olahan sabut kelapa

Sabut kelapa yang sering kita anggap sampah atau benda tidak berguna ini ternyata bisa dijadikan cocomesh loh.

Cocomesh merupakan jaring-jaring yang terbuat dari sabut kelapa bekas dan juga tidak bercampur sama sekali dengan bahan kimia apapun dan kerap kali dijadikan sebagai sarana pertanian dan juga solusi reklamasi.

Bahan dan alat:

  • Sabut kelapa yang sedikit tua
  • Pemecah sabut kelapa
  • Pemintal kelapa

Langkah-langkah pembuatan:

  1. Pertama, sobat bisa persiapkan dulu sabut kelapa yang sedikit tua.
  2. Selanjutnya, Anda bisa menggiling batok kelapa sesuai kebutuhan.
  3. Setelah kelapa digiling, Anda bisa mengeringkannya terlebih dahulu.
  4. Setelah kering, Anda dapat mengubah hati menjadi benang dengan mesin pemintal.
  5. Ketika Anda menerima saya, Anda harus merajutnya di jaring atau kepompong ini.
  6. Setelah Anda selesai merajut, Anda dapat langsung mulai menggunakan Cocomesh.

Mengolah Sabut Kelapa Menjadi Keset

mengenal olahan sabut kelapa

Hingga saat ini, banyak orang yang menggunakan kelapa sebagai permadani karena banyak sekali manfaat yang dapat digunakan untuk membantu masyarakat.

Permadani berbahan sabut kelapa ini banyak yang diberi nama sesuai kebutuhan dan permintaan konsumen, seperti Welcome, Welcome, Ravuh, Bonjour, Bulla, Anyeonghaseio dan prasasti lainnya.

Bahan:

  • sabut
  • Palu
  • Pisau / gunting besar untuk dekorasi

Langkah-langkah membuat keset sabut kelapa:

  1. Siapkan kelapa kelapa yang cocok untuk merajut (mungkin memiliki kaki yang panjang).
  2. Siapkan tali dengan alur untuk menenun karpet.
  3. Kain Coco (seperti rajutan), ruang atas sejajar untuk mengisi semuanya.
  4. Setiap kali Anda mengantre, ketuk dari atas untuk menjaga karpet tetap penuh dan kokoh.
  5. Potong sisa tempurung kelapa dengan pisau/gunting.

Mengolah Sabut Kelapa Menjadi Gantungan Kunci

Kelapa ini dapat digunakan tidak hanya sebagai tikar, tetapi juga sebagai gantungan kunci. Dari batok kelapa ini Anda bisa membuat berbagai bentuk dan bentuk, seperti hati, binatang, mobil, nama dan kunci lainnya yang berbeda bentuk.

Bahan dan alat:

  • serat kelapa
  • lem untuk kayu
  • Ember / mangkuk
  • Kurva dan kurva
  • sendok makan
  • tombol
  • Lem tembak

Langkah-langkah pembuatan:

  1. Ambil kelapa dan masak.
  2. Temukan bubuk untuk bekerja dengan teknik penghancuran solusi. Kelapa terlihat lembut.
  3. menggiling untuk memisahkan bubuk dari serat.
  4. Pisahkan bubuk agar tidak tercampur dengan kelapa.
  5. Selanjutnya, bubuk dapat dicampur dengan lem kayu sekitar 5 sampai 1.
  6. Setelah adonan kalis, siapkan formulir dan masukkan adonan ke dalam loyang.
  7. Tunggu sampai kering.
  8. Kemudian tunggu hingga kering, jika sudah kering maka gantungan kunci sudah siap untuk dipakai dan digunakan.

Ayo Berbagi Tips