Mengenali Sampah B3 & Contoh Sampah B3, Yuk Simak!

Pernahkah kalian mendengar sampah B3? Lalu apa saja contoh sampah B3 ? Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering berinteraksi dengan barang-barang yang mengandung bahan kimia tanpa disadari.

Tahukah Anda bahwa limbah B3 juga terkandung dalam beberapa barang sehari-hari yang kita gunakan. Berikut kami sajikan beberapa contoh limbah B3 yang ada di sekitar kita :

10 Contoh Sampah B3 Yang Wajib Di Ketahui

10 Contoh Sampah B3 Yang Wajib Di Ketahui

1. Baterai bekas

Baterai bekas merupakan salah satu contoh limbah B3 yang ada di sekitar kita. Tanpa kita sadari, kandungan kimia di dalamnya bisa berbahaya bagi manusia dan lingkungan.

Baterai bekas dianggap sebagai salah satu limbah B3 karena mengandung berbagai logam berat seperti merkuri, nikel, timbal, mangan, kadmium, dan litium.

Agar tidak mencemari lingkungan dan mengganggu kesehatan manusia, baterai bekas tidak boleh dibuang ke tempat pembuangan sampah umum.

2. Semprotan rambut

Bagi wanita, hairspray sering digunakan untuk menjaga rambut agar tetap rapi dalam waktu yang lama.

Namun ternyata, hairspay juga mengandung bahan kimia berbahaya. Bahan tersebut adalah polyvinylpyrrolidone yang berfungsi untuk mengeraskan rambut.

Kemudian polydimethylsiloxane yang membuat rambut terangkat lebih lama dan pytocalcious yang dapat meningkatkan jumlah mineral di akar rambut sehingga rambut menjadi kaku.

Baca Juga : Daur Ulang Botol Plastik Dan Cara Pembuatannya

3. Pestisida

Pestisida merupakan salah satu pestisida yang paling banyak digunakan oleh petani. Kandungan dalam pestisida ini mengandung bahan kimia berbahaya.

Biasanya ada 21 unsur yang sering digunakan dalam pestisida yaitu karbon, hidrogen, oksigen, nitrogen, fosfor, klorin, belerang, besi, tembaga, merkuri, seng dan arsen.

Bahan-bahan tersebut dapat mencemari udara jika cairan yang disemprotkan pada tanaman akan terbawa angin.

4. Pembersih lantai

Pembersih lantai mengandung bahan kimia berbahaya di dalamnya. Bahannya yaitu Ethoxylated Alcohol (4 %), Sodium Lauryl Ether Sulfate (2,5 %), Benzalkonium Chloride (2 %), Cresylic Acid (1,5%) dan Sodium Laureth Sulfate (SLS). ).

Bahan kimia SLS dapat menyebabkan iritasi mata dan iritasi pada orang dengan kulit sensitif. Salah satu ciri barang yang mengandung SLS adalah baunya yang menyengat.

5. Deterjen

Deterjen merupakan barang yang biasa kita gunakan untuk mencuci pakaian sehari-hari. Namun, tahukah Anda bahwa bahan kimia dalam deterjen bisa berbahaya bagi kelangsungan hidup manusia dan lingkungan.

Bahan kimia ini adalah surfaktan (15-25%), pembangun, pengisi dan aditif. Deterjen dapat mencemari lingkungan melalui busa yang dibuat melalui saluran pembuangan.

Busa deterjen yang tidak mudah dilepas membuat kontak antara air dan udara terbatas.

Kondisi ini bisa menyebabkan orgasme di dalam air mati karena kekurangan oksigen. Selain itu, surfaktan yang terkandung dalam deterjen juga menyebabkan kulit menjadi kasar.

6. Obat Pengusir nyamuk

Kita sering menggunakan obat nyamuk untuk membasmi nyamuk di kamar. Namun ternyata obat nyamuk juga mengandung bahan kimia berbahaya.

Meskipun banyak iklan yang beredar di televisi dan media cetak yang menyatakan bahwa merek mereka tidak mengganggu kesehatan.

Namun ternyata, obat nyamuk mengandung dichlorovynil dimethyl phosphate (DDVP), propoxur (carbamate), dan diethyltoluamide yang merupakan jenis insektisida pembunuh serangga.

Risiko yang bisa kita alami saat menggunakan obat nyamuk bakar adalah asap yang kita hirup, sedangkan obat nyamuk cair memiliki dosis yang lebih kecil karena cairan yang dikeluarkan diubah menjadi gas.

7. Parfum/Minyak wangi

Minyak wangi adalah produk yang hampir digunakan oleh pria dan wanita untuk membuat tubuh mereka harum.

Tapi tahukah Anda bahwa 95% bahan kimia yang digunakan dalam parfum berbahan dasar minyak bumi sangat beracun.

8. Sabun cuci piring

Dalam kehidupan sehari-hari biasanya kita membersihkan piring atau gelas yang telah kita gunakan menggunakan sabun cuci piring.

Ternyata di dalam sabun cuci piring juga mengandung bahan kimia yang bisa berbahaya bagi kesehatan manusia dan lingkungan.

Zat tersebut adalah formalin dan ftalat. Formalin yang terserap ke dalam tubuh meski dalam kadar rendah, bisa menimbulkan gejala pusing dan mual.

Jika kondisi ini terus berlanjut, akan menyebabkan iritasi. Gangguan jangka panjang yang dapat terjadi adalah dapat menyebabkan kanker dan dapat merusak organ dalam tubuh.

Sedangkan ftalat dapat menyebabkan gangguan kelenjar endokrin, memicu migrain dan asma jika masuk ke dalam tubuh.

Selain itu, zat ini dapat mengurangi jumlah sperma pada pria dan dapat menyebabkan kelahiran bayi prematur pada ibu hamil.

9. Baterai kendaraan/Aki

Aki kendaraan bermotor mengandung H2SO4 yang dapat berbahaya bagi manusia.

Jika air aki mengenai kulit dapat menyebabkan gatal, jika terkena logam dapat menyebabkan korosi dan air aki juga dapat merusak cat mobil.

10. Minyak Jelantah

Minyak bekas merupakan bahan yang mengandung zat-zat yang berbahaya bagi makhluk hidup. Di dalam minyak terdapat logam berat yang berasal dari bensin atau mesin kendaraan bermotor.

Jika logam berat ini masuk ke dalam tubuh, dapat menyebabkan kerusakan ginjal, saraf hingga kanker.

Nah, itulah pengertian limbah B3 beserta contohnya. Masing-masing contoh limbah B3 di atas memiliki sifat dan karakteristik yang berbeda-beda sehingga dalam penanganannya juga memerlukan teknik khusus.

Ayo Berbagi Tips

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *