Tips Memilih Pemanas Air

Kendati Indonesia merupakan negara tropis, tetapi produk pemanas air Solahart memadai digemari. Apalagi bagi mereka yang hiraukan bersama dengan kesehatan.

Mandi bersama dengan air hangat dipercaya sanggup meringankan sakit ringan seperti batuk dan flu, meringankan migrain dan stres, dan juga sebabkan tidur lebih berkualitas.

Menurut Aquinas Adipraja Rulan, Direktur Utama PT Bernadi Utama—pemegang resmi pemanas air Solahart dan Handal untuk menentukan water heater yang sesuai, ada lebih dari satu perihal yang perlu diperhatikan.

“Ada tiga perihal utama, yaitu produk perlu berkualitas, harga sesuai bersama dengan kantong, dan after sales service-nya bagus,” kata Aquinas kepada Rumah.com lebih dari satu kala lalu.

Water Heater Listrik atau Tenaga Surya?
Idealnya, imbuh Aquinas, water heater memakai tenaga matahari (solar panel), gara-gara lebih irit dan ramah lingkungan. Tetapi ada wilayah yang tidak memungkinkan untuk dipasang water heater bersama dengan solar panel, seperti di apartemen.

Pemanas air bersama dengan solar panel mempunyai kapasitas tangki sedikitnya 150 liter, sesuai untuk rumah berukuran besar atau hotel. Sementara pemanas air tenaga listrik kapasitasnya cuma 35 liter sampai 80 liter.

“Jadi, untuk rumah berukuran kecil atau unit apartemen sebaiknya memakai pemanas air listrik,” katanya.

Di segi harga, pemanas air tenaga surya pun terbilang tinggi, yaitu berkisar Rp20 juta per unit, sedang pemanas air listrik cuma Rp2 juta – Rp3 jutaan.

“Akan tetapi pemanas air bersama dengan solar panel sanggup menjadi ‘investasi’ tersendiri, gara-gara sanggup berumur 15 sampai 20 tahun,” jelas Aquinas.

Lantas, bagaimana kecuali cuaca mendung atau tak ada pasokan listrik? Aquinas menjelaskan, suhu maksimal water heater sanggup raih 60° celcius. Tanpa pasokan energi, heat lost-nya cuma 2° celcius per hari.

Ayo Berbagi Tips

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *