Waspadalah dengan Bakteri Salmonella

Sobat sehat, mungkin anda pernah mendengar istilah salmonella. “Itu makanan apa sih, dok?”. Salmonella ini merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh bakteri.

Yaitu bakteri gram negatif berbentuk seperti batang. Dan bakteri ini dapat menginfeksi tubuh manusia, terutama di bagian saluran pencernaan. Bagaimana cara penularannya?

Bakteri ini dapat menular dari makanan yang anda makan. Seperti daging, kemudian telur. Hayoo.., siapa disini yang suka dengan telur setengah matang? Atau mungkin makanan-makanan seperti daging mentah, atau daging yang setengah matang.

Bisa jadi, telur atau daging tersebut telah terkontaminasi bakteri salmonella. Lalu, bakteri salmonella ini dapat menyebabkan penyakit apa? Bakteri salmonella ini dapat menyebabkan penyakit demam thypoid. Dan banyak masyarakat kita atau masyarakat Indonesia yang menyamakan demam thypoid dengan tipes.

Sebenarnya, kedua penyakit ini disebabkan oleh bakteri atau kuman yang berbeda. Jika demam thypoid disebabkan oleh bakteri salmonella, sedangkan tipes itu disebabkan oleh bakteri rickettsia. Jadi, cara penularannya pun berbeda.

Jika seandainya sekarang saya terinfeksi, bagaimana cara mengetahui gejala demam thypoid? Sebenarnya, gejala demam thypoid ini tidak terlalu khas.

Dan biasanya mirip dengan demam berdarah. Gejala yang pertama adalah panas tinggi atau yang kita sebut dengan demam tinggi. Kemudian gejala yang lainnya, karena terinfeksi, maka tubuh kita biasanya menjadi lemas, kemudian nafsu makan hilang, susah makan, minum juga tidak mau, biasanya sampai jatuh ke dehidrasi, kemudian jika parah bisa sampai pingsan.

Lalu, ada gejala lain yang kita sebut dengan bradikardi relatif. Biasanya kenaikan suhu tubuh diikuti dengan kenaikan denyut nadi. Namun pada penyakit ini agak aneh. Karena ketika suhu tubuh anda naik atau demam, namun denyut nadi anda tidak ikut naik. Itulah sebabnya disebut dengan bradikardi relatif.

Kemudian pada bagian lidah. Ketika anda menjulurkan lidah, biasanya lidah akan gemetar atau kita sebut dengan tremor. Dan di tengah lidah tersebut terdapat lapisan putih. Jadi seperti jaket berwarna putih di tengah lidah.

Lalu, terdapat gejala lain juga yang tidak khas. Badan sakit semua, kemudian juga sakit kepala, sendi-sendi semuanya terasa sakit. Ini semua biasanya terjadi pada mereka yang terinfeksi. Dan akibatnya, mood juga berubah, nafsu makan menurun, seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya.

Dan ketika anda mengalami hal ini, sebaiknya anda pergi ke Rumah Sakit untuk diperiksakan atau ke dokter untuk diperiksakan. “Lalu seandainya saya positif terkena infeksi salmonella dan saya terkena demam thypoid, apa yang harus saya lakukan, dok?”.

Yang perlu anda lakukan adalah anda menuruti nasehat yang diberikan oleh dokter. Biasanya dokter akan memberikan obat antibiotik untuk anda konsumsi. Dan jika diberi antibioitik untuk dikonsumsi, jangan main-main. Misalkan hari ini minum, besoknya tidak minum, lalu lusa minum lagi. Maka bakteri tersebut akan resisten terhadap antibiotik yang diberikan.

Kemudian, biasanya dokter juga akan menyarankan anda untuk mengurangi serat. Jadi, dengarkan kata dokter anda. Karena ketika anda terinfeksi oleh salmonella tersebut, maka usus anda akan lebih rentan. Jadi, perlu diistirahatkan. Caranya bagaimana? Jangan mengkonsumsi makanan tinggi serat. Jadi sayuran, kemudian buah-buahan yang tinggi serat sebaiknya anda hindari dulu. Karena takutnya dapat memperparah kondisi usus anda yang terinfeksi.

Ayo Berbagi Tips

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *